Kaki Pecah Pecah (Keratodermi)

Kaki Pecah Pecah (Keratodermi)– Masalah kulit kering memang sangat mengganggu, dan bagian kulit mana pun bisa kering. kulit kering yang mengganggu tersebut juga bisa terjadi pada kulit kaki, dikarenakan kulit bagian telapak kaki maka akan menyebabkan penampilan kurang baik. sebab jika kulit kaki terlalu kering maka efek yang terjadi akan menyebabkan kulit pecah atau kulit retak. kulit kaki yang retak dan pecah ini akan menyebabkan kulit terasa kasar, dan penampilan kulit kaki pun akan terlihat kurang bagus,bahkan jauh dari kata bagus. kaki pecah pecah bukan hal baru, sebab sejak lama pun orang pernah mengalaminya, ada pun istilah medis untuk kaki pecah pecah yaitu Keratodermi. kulit yang kering maka tingkat keelastisannya akan berkurang secara perlahan lahan, untuk itu kaki pecah pecah akan terjadi, secara perlahan kulit bagian kaki atau lebih tepatnya dibagian telapak kaki akan retak perlahan lahan. ada banyak hal yang bisa menyebabkan kaki pecah pecah sehingga tidak sedikit orang mengalaminya.

Penyebab Kaki Pecah Pecah (Keratodermi)

Kaki pecah pecah (Keratodermi) bisa terjadi karena disebabkan oleh kulit telapak kaki yang kering. kulit yang kekurangan air maka lama kelamaan akan tidak elastis lagi, dan karena telapak kaki menjadi tumpuan seluruh tubuh sehingga teksturnya keras sehingga akan mudah pecah sebab tekanan yang terus di dapatkan. ada pun yang menjadi faktor pemicu kaki pecah pecah (Keratodermi) sehingga kulit kaki tidak terlihat bagus. berikut beberapa faktor penyebab kaki pecah pecah (Keratodermi) :

kakipecahh

  • Untuk penyebab kaki pecah pecah (Keratodermi) yang paling pertama ialah kurangnya asupan minum air putih atau air mineral. karena kaki pecah pecah disebabkan oleh kulit kering, oleh sebab itu penyebabnya bisa dikarenakan kurang asupan air mineral. kurang minum bukan hanya mengakibatkan dehidrasi, tetapi juga bisa menyebabkan kulit menjadi kering juga.
  • Tidak hanya dikarenakan kurang asupan air mineral saja yang kurang, penyebab kaki pecah pecah (Keratodermi) pun juga bisa dikarenakan oleh kaki air panas yang terlalu terkena oleh kulit. berendam dengan air panas memang membantu merilekskan otot, sehingga setelah beraktivitas merendam kaki dengan air panas memang sangat nikmat untuk mengurangi rasa pegal pada kaki. namun, melakukannya terlalu sering pun tidak baik, sebab jika merendam kaki terlalu sering pun akan menyebabkan kuli kaki kering termasuk pada kulit telapak kaki sehingga bisa menyebabkan kaki pecah pecah.
  • Jika di lihat banyak orang yang memiliki kaki pecah pecah karena profesi tertentu seperti petani atau lainnya, sebab profesi tersebut kebanyakan orang orangnya jarang menggunakan alas kaki. jadi apabila di saat siang hari dengan kondisi yang panas tanpa menggunakan alas kaki menyebabkan kulit kaki kepanasan dan jika sering terjadi akan menyebabkan kaki pecah pecah. jadi tidak menggunakan alas kaki juga bisa menjadi faktor penyebabnya.
  • Kaki pecah pecah (Keratodermi) pun bisa terjadi karena terlalu bersemangat membersihkan kulit. sering menggosok kulit kaki atau telapak kaki bisa menyebabkan kulit kaki pecah pecah juga, karena itu batas membersihkan kaki seperti dua atau tiga hari sekali.
  • Penyebab kaki pecah pecah (Keratodermi) bisa dikarenakan oleh efek samping menggunakan sabun juga. tidak semua sabun mengandung pelembab, jadi apabila menggunakan sabun tidak mengandung pelembab bisa menyebabkan kulit kering juga, dan karena digunakan setiap hari maka efeknya akan menyebabkan kaki pecah pecah.
  • Kulit yang kering bukan hanya bisa terjadi karena cuaca yang terlalu panas saja, karena terlalu dingin juga bisa menyebabkan kulit kering sehingga kaki pecah pecah (Keratodermi) juga bisa terjadi.
  • Ada pun yang mengalami kaki pecah pecah dikarenakan oleh gangguan kesehatan tertentu. yang menyebabkan kaki pecah pecah bisa dikarenakan oleh menderita penyakit tiroid atau pun menderita penyakit diabetes.
  • Faktor usia juga bisa mengakibatkan kaki pecah pecah (Keratodermi) dikarenakan oleh penuaan maka lama kelamaan tingkat kelembaban kulit juga berkurang tetapi apabila merawat kulit dengan baik.

Mengatasi Kaki Pecah Pecah (Keratodermi)

Memiliki kaki pecah pecah (Keratodermi) memang tidak bagus, sehingga membatasi model sepatu atau sendal yang digunakan. sebab apabila menggunakan alas kaki terbuka akan terlihat kondisi kulit kaki yang pecah dan kasar. untuk itu ada cara untuk mengatasi kaki pecah pecah (Keratodermi) sehingga kembali normal. seperti dibawah ini cara untuk mengatasinya :

  • Untuk mengatasi kaki pecah pecah (Keratodermi) yang pertama tentunya dengan minum air mineral. minum air mineral yang cukup agar kelembaban kulit terjaga dengan baik. sebab kulit kering terjadi karena kurang minum.
  • Menggunakan pelembab kulit pada kaki juga bisa membantu untuk mengatasi kaki pecah pecah (Keratodermi). lotion untuk kulit dapat digunakan setiap sehabis mandi dan sebelum beraktivitas sehingga kelembaban pada kaki selalu terjaga dengan baik. pilih krim kaki atau lotion yang mengandung vitamin E yang tinggi.
  • Mencuci kaki yang benar benar bersih, sabun bisa menyebabkan kaki pecah pecah (Keratodermi) sehingga bersihkan kaki dengan baik dan jangan biarkan sisa sabun menempel. gunakan juga sabun yang mengandung pelembab.
  • Menggunakan alas kaki, sebaiknya selalu gunakan alas kaki pada saat keluar rumah lebih baik lagi menggunakan kaus kaki juga. (By:RM)

Kaki Pecah Pecah (Keratodermi)

CARA PEMESANAN SUPER GREEN PLUS G2

Cara Alami Mengobati Penyakit Seputar Kulit:
Gatal-gatal, Jamur, Panu, Kadas, Kurap, Kutu Air, Eksim Basah, Eksim Kering, Kaki Pecah-pecah dan Bersisik

1 Box SUPER GREEN PLUS G2 Isi 10 mL  = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan SUPER GREEN PLUS G2, Jumlah Box, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Super Green Plus G2 Untuk Mengobati kaki Pecah-pecah dan Bersisik & Penyakit Kulit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kaki Pecah-Pecah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.